Увеличение количества халяльных продуктов, открытие более широких рыночных возможностей
Увеличение количества халяльных продуктов, открытие более широких рыночных возможностей
17 минут назад 19

Глава Агентства по обеспечению халяльных продуктов (BPJPH) Ахмад Хайкал Хасан отметил, что рост количества халяльных продуктов с Северной Суматры считается открытием более широких рыночных возможностей в соответствии с развитием халяльного образа жизни.

Он отметил, что Северная Суматра обладает большим потенциалом, поскольку её поддерживают многие предприниматели и МСП. 

Это было выражено в его речи во время открытия North Sumatra Halal Fest 2026 во дворе бывшего клуба Medan Medan утром среды, 26 августа 2026 года, которое было открыто губернатором Северной Суматры Бобби Афифом Насутионом.

«На Северной Суматре много предпринимателей и ММСП. С ростом числа продукции из Северной Суматры появится больше возможностей для расширения рынка и увеличения продаж ММСП.

Текущий халяльный образ жизни также расширяется, поэтому халяльная сертификация — одна из возможностей для продукции МСП Северной Суматры повысить доверие потребителей и расширить рынок», — сказал Ахмад Хайкал Хасан.

Ахмад Хайкал Хасан, известный как Бэйб Хайкал, призвал правительство провинции Северная Суматра, а также все региональные/городские власти и заинтересованные стороны включить ускорение халяльной сертификации в рамках усилий по оптимизации экономического потенциала региона. 

По его мнению, халяльное ускорение не должно ограничиваться выполнением обязательств по сертификации, а должно быть направлено на мобилизацию бизнес-акторов, укрепление промышленности, открытие доступа к рынку, повышение конкурентоспособности региональных продуктов и, в конечном итоге, предоставление дополнительной ценности экономике Северной Суматры.

Это послание передал Бэйб Хайкал, прозвище Ахмада Хайкала Хасана, при открытии North Sumatra Halal Fest в Медане, Северная Суматра, совместно с губернатором Северной Суматры Мухаммадом Бобби Афифом Насутионом.

В мероприятии приняли участие регенты и мэры Северной Суматры, а также представители региональных аппаратных организаций (OPD) правительства провинции Северная Суматра.

North Sumatra Halal Fest 2026 длился два дня — среда и четверг с 26 по 27 августа 2026 года, представляя четыре основных серии мероприятий: 1000 семинаров по халяльной сертификации ММСП Северной Суматры, национальный семинар с Шариатским экономическим сообществом Северной Суматры (MES) и Ассоциацией врачей шариатской экономики (HADESYA), встречу по подготовке программы шариатской экономической работы с KDEKS Северной Суматры и Tabligh Akbar с национальным устазом Хилманом Фаузи. 

Menurut Babe Haikal, potensi UMKM, perdagangan, industri, pariwisata, serta beragam produk unggulan daerah dapat menjadi bagian dari rantai nilai halal nasional dan global.

Karena itu, ia mendorong agar potensi tersebut dipetakan dan dikembangkan secara terintegrasi, sehingga setiap daerah dapat mengambil peran sesuai keunggulan masing-masing.

“Sumatera Utara jangan hanya menjadi pasar. Kita ingin Sumatera Utara menjadi bagian dari kekuatan produsen halal Indonesia. Produk-produk unggulan daerah harus kita dorong agar naik kelas dan mampu menembus pasar nasional maupun internasional,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Gubsu Bobby Afif Nasution mengatakan, industri halal bukan semata-mata dikaitkan dengan keagamaan.

"Mari kita lihat potensi besarnya. Bagi umat Muslim, halal merupakan kewajiban, tetapi bagi masyarakat lainnya, industri halal juga merupakan potensi ekonomi yang dapat kita kembangkan bersama,” ujar Bobby. 

Ia menilai keberagaman karakteristik masyarakat di Sumatera Utara tidak menjadi hambatan bagi pengembangan ekosistem halal. Sebaliknya, berbagai potensi daerah, termasuk pariwisata, UMKM, perdagangan, dan industri, justru dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas.

Untuk itu, Gubsu mendorong peningkatan pemberian insentif sertifikasi halal gratis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari 1.000 menjadi 5.000 UMKM per tahun.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat penguatan ekosistem halal sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal Sumut di pasar global. Ia menilai jumlah UMKM yang telah memiliki sertifikasi halal masih sangat kecil dibandingkan total pelaku UMKM di Sumut.

"Masih ada PR 1,3 jutaan lagi yang harus disertifikasi halal. Karena itu, saya minta ditambah minimal setahun 5.000 UMKM diberi insentif halal gratis mulai tahun depan," usul Bobby. 

Menurut Bobby, industri dan produk halal semakin diminati masyarakat, baik di tingkat nasional maupun global. Kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM Sumut untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk.

“Industri halal dan produk halal semakin diminati masyarakat, baik nasional maupun global. Karena itu, kita perlu terus meningkatkan sertifikasi halal bagi UMKM di Sumatera Utara agar semakin banyak produk unggulan daerah yang memenuhi standar halal, memiliki daya saing, dan dapat menjadi penggerak perekonomian Sumatera Utara,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut Ameriza M Moessa menyampaikan, pengembangan ekonomi syariah memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.

Ekonomi syariah tidak hanya mencakup keuangan syariah, tetapi juga Halal Value Chain, antara lain makanan dan minuman halal, modest fashion, kosmetik, pariwisata ramah muslim, pertanian, industri kreatif, UMKM, dan ekonomi pesantren.

“Ekonomi syariah bukan lagi sekadar sektor yang terbatas, tetapi telah menjadi bagian dari aktivitas ekonomi riil dan memiliki potensi menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi yang semakin penting, termasuk bagi Sumatera Utara,” ujarnya.

Sumut Halal Fest 2026 menghadirkan empat rangkaian utama, yaitu Workshop 1.000 Sertifikasi Halal UMKM Sumatera Utara, Seminar Nasional bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Utara dan Himpunan Doktor Ekonomi Syariah (HADESYA), Rapat Penyusunan Program Kerja Ekonomi Syariah bersama KDEKS Sumatera Utara, serta Tabligh Akbar bersama Ustaz Nasional Hilman Fauzi.

Melalui kegiatan tersebut, Sumut Halal Fest 2026 diharapkan menjadi starting point penguatan ekosistem ekonomi syariah Sumatera Utara yang lebih terintegrasi.

Sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, BPJPH, dunia usaha, lembaga keuangan, akademisi, ulama, komunitas, dan UMKM diharapkan mampu mendorong Sumatera Utara tidak hanya menjadi pasar produk halal, tetapi juga menjadi produsen dan bagian dari rantai pasok halal nasional dan global.

Источник: Tribun-Medan.com

0 комментариев
Архив